12:38 AM

Empat Lilin


Ada 4 lilin yang menyala di dalam sebuah kamar, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang pertama berkata : " Aku adalah Damai. Namun manusia tak mampu menjagaku : maka lebih baik aku mematikan diriku saja !" Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin Damai padam.

Yang kedua berkata : "Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala." Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkan Lilin Iman tersebut.

Dengan sedih giliran ketiga berbicara :" Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mecintainya, membenci keluarganya. " Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin Cinta tersebut.

Tanpa terduga....ANAK pemilik rumah itu masuk ke dalam kamar untuk mengambil 'benda-benda' milik-Nya di sana, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena dia tidak bisa melihat jelas dalam gelap, ia berkata : " Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, aku tidak mau rumahku gelap !" .

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita. Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya !

(Cerita ini mengingatkan aku tentang seorang ANAK yang pernah memungut aku dari kamar-Nya yang (dulu) gelap)

8:23 PM

Yertle, The Turtle King

I have a nice story, yg dikarang oleh Theodor Seuss Geisel, pengarang buku cerita anak-anak terkenal, cerita ini tentang seekor kura-kura bernama Yertle.

Yertle
adalah raja kura-kura di sebuah kolam yang aman dan damai. Setiap hari ia duduk di takhtanya, yakni sebuah batu di tengah kolam. Suatu saat ia berpikir, andai takhtanya lebih tinggi, tentu ia dapat melihat banyak hal yang indah di luar kolam. Yertle mendapat akal. Ia memerintahkan sembilan ekor kura-kura untuk saling menaiki punggung, sehingga tersusun tinggi ke atas. Lalu ia naik ke punggung kura-kura paling atas dan melihat pemandangan yang luas dari tempat tinggi.

Mack, kura-kura yang berada paling bawah, mengeluh kesakitan. Namun, Yertle tidak peduli. Ia terus memerintah supaya jumlah tumpukan kura-kura ditambah. Sampai akhirnya, jumlah kura-kura yang bertumpuk adalah 5.816 ekor. Ketika itulah Mack - yang berada di paling bawah - bersendawa. Lalu bergoyanglah kura-kura lain di atasnya. Akibatnya, Yertle yang berada di ketinggian jatuh, dan mati.


Hikmah cerita di atas ? arti'in sendiri aja ya.... yg jelas selalu ada 'upah' saat kita mulai tamak dan sombong dengan kedudukan.. entah kekayaan, kepandaian, kecantikan, karir, gelar, bla-bla-bla dst... just becarefull... somehow when we try too much.. its can kill us..
n jangan remehkan pula 'orang bawah' - karena dialah yg biasanya menjadi orang pertama dan penentu dalam 'proses jatuh' kita...

7:05 PM

Puzzle Story


Mmm.. aku punya cerita.. just hope this story can inspired u..


Aku lupa dari mana sumbernya.. yang jelas dari salah satu buku-bukuku.. mungkin ceritanya pun nggak tepat seperti ini (aku agak lupa juga..).. btw this story already inspired me... for many years..


Beberapa tahun lalu, saya pernah mendapat hadiah unik berupa lima ratus keping puzzle. Supaya bisa membentuk gambar yang indah, saya harus menyusun lima ratus keping itu di tempat yang tepat. Menyusunnya tidaklah mudah dan memakan waktu lama, sebab setiap keping itu tampak serupa walau sesungguhnya masing-masing unik. Baru setelah tersusun rapi, saya puas melihat gambar indah yang terbentuk.

Saat penyusunan puzzle, saya jadi ingat akan kehidupan di sekitarku.. setiap kita ini bagaikan sekeping puzzle. Tanpa orang lain, setiap kelebihan dan kekurangan yang kita miliki menjadi sia-sia. kelebihan dan kekurangan itu baru berfungsi ketika tiap-tiap orang mau hidup saling berbagi, saling mengisi, dan saling melayani. 'Klik' dalam setiap puzzle itu seakan melambangkan kelebihan hanya akan berguna saat kita bertemu orang lain, dan kekurangan akan terkikis saat kita dirangkul orang lain... Pada saat itulah, seperti puzzle - kehidupan manusia akan disusun dengan rapi oleh ALAM.. menjadi sebuah gambar kehidupan yang indah dan harmony..

Kita tak dapat memaksa ALAM untuk memberi kelebihan atau kekurangan tertentu. Dia akan memberikannya "seperti yang dikehendaki-Nya". Lebih penting lagi, jika mau merelakan diri untuk dibentuk dan ditempatkan ALAM pada posisi yang tepat dalam kehidupan. Izinkan Dia menguasai hidup kita-dan hal biasa pun dapat berubah menjadi hal yang luar biasa...


OK that's all....
Thank uuuuuuuu..........


3:29 AM

Khalil Gibran - The History

Mungkin banyak orang pernah denger tentang karya-karya Khalil Gibran.. but, how about his history ? nggak banyak orang yang tau.. maka, aku coba uraikan sejarah singkat tentang penyair besar ini.. yang aku rangkum dari berbagai sumber.

Khalil Gibran lahir pada tanggal 6 January 1883, di daerah pegunungan di Lebanon Utara. Ibunya, Kamila Rahmeh berusia 30 tahun ketika melahirkan Khalil Gibran. Gibran lahir dari suami ibunya yang ke tiga - yang jarang mempedulikan nasib keluarga Gibran. Gibran memiliki 1 kakak tiri bernama Peter, dan dua adik perempuan bernama Mariana dan Sultana. Ibu Khalil Gibran berasal dari latar belakang religius yang tidak berpendidikan.

Gibran tumbuh sebagai anak yang pendiam dan perenung. Semenjak kecil, Gibran sangat suka mengamati air terjun bertingkat, tebing-tebing, dan pohon-pohon Cedar. Kelak, simbol-simbol alam ini akan menjadi sumber inspirasi bagi lukisan dan tulisan-tulisannya.

Gibran memang berasal dari keluarga kampung biasa, sehingga Gibran tidak bisa menerima pendidikan formal seperti layaknya keluarga bangsawan. Sebaliknya - karena berasal dari keluarga religius, pendidikan yang diterima Gibran hanya tentang Alkitab (Injil) bersamaan dengan pelajaran Bahasa Siria dan Arab. Pendidikan ini ia dapatkan dari seorang pastor yang secara rutin mengunjungi desanya. Untuk membuka wawasan Gibran, sang pastor mengajari dia membaca dan dan menulis, yang perlahan-lahan membuka pemikiran Gibran akan sejarah, ilmu pengetahuan, dan bahasa.

Pada usia delapan tahun, Ayah Gibran dituduh melakukan penggelapan pajak. Maka Ayah Gibran ditangkap, seluruh harta dan kekayaannya pun turut disita negara. Akibatnya, Gibran dan keluarganya menjadi tunawisma. Ibu Gibran memutuskan untuk berimigrasi ke Amerika untuk mencari kehidupan yang lebih baik – mengikuti paman Gibran yang sudah terlebih dulu pindah ke sana. Gibran dan keluarganya berangkat berlayar menuju New York, Amerika pada tanggal 25 Juni 1895. Sedangkan ayahnya tetap tinggal di Libanon.

Pada usia sepuluh tahun, Gibran pernah jatuh dari tebing. Untuk mengobati tulang bahunya yang retak, keluarganya membuatkan semacam salib untuk diikatkan dibahunya (sebagai penopang) selama 40 hari lamanya. Peristiwa ini mengingatkan Gibran akan pengembaraan dan puasa Yesus di padang gurun selama 40 hari. Kelak, ingatan ini jugalah yang berperan penting dalam karya-karya sastranya.

Di Amerika, Gibran dan keluarganya tinggal di daerah Boston Selatan, yang kala itu menjadi daerah komunitas Siria di Amerika. Kebuadayaan di daerah itu tidak jauh berbeda dengan budaya di daerah Ibu Gibran, mereka pun kebanyakan menggunakan bahasa Arab, sehingga gampang dimengerti oleh keluarga Gibran. Sebagai kepala keluarga, Ibu Gibran mulai bekerja sebagai pedagang keliling. Pada waktu itu, pedagang keliling adalah sumber pendapatan utama bagi para imigran Siria. Mereka pun kadang mendapatkan stigma yang negatif dari para penduduk Amerika, karena kehidupan Arab yang 'berbeda' serta kebiasaan hidup mereka yang cenderung malas.

Gibran mulai masuk sekolah pada tanggal 30 September 1895 - 2 bulan sesudah ia sampai di Amerika. Karena ia seorang imigran dan tidak pernah sekolah sebelumnya, maka Gibran harus mengikuti pendidikan dasar dulu, yaitu pendidikan bahasa Inggris. Saat sekolah, Gibran sangat antusias dengan sketsa dan lukisan seorang gurunya - sebuah hobi yang sudah ia sukai semenjak masa kecilnya di Libanon.

Rasa ingin tau Gibran yang besar akan seni, membuat dia mulai memasuki daerah budaya di Boston, yang begitu memukau dia dengan keramaian dunia teater, Opera, dan galeri seni. Dengan inspirasi seninya yang luar biasa dan lewat lukisan-lukisannya yang artistik, Gibran mendapatkan perhatian dari guru-gurunya di sekolah. Mereka lalu menghubungi Fred Holland Day, seorang seniman dan pencari bakat waktu itu. Melalui Fred Hollan Day inilah yang akhirnya membuka jalan bagi Gibran menuju cita-citanya : filosofis, Novelis, Sastrawan, dan Pujangga.

Karya-karya gibran sangat mempengaruhi kebudayaan modern Amerika hingga tahun 1960-an, pada tahun 1904 Gibran memulai exhibition-nya yang pertama di Boston. Pada tahun 1908 hingga 1910 dia belajar seni pada August Rodin di Paris. Tahun 1912 dia pindah ke New York, tempat dimana dia mengabdikan diri pada karya tulis dan lukisan.

Karya-karya awal Gibran kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab, dan baru mulai tahun 1918 dia mulai menulis karya-karyanya dalam bahasa Inggris. Pada tahun 1920 ia mendirikan sebuah kelompok bagi penulis-penulis Arab : Mahgar (al-Mahgar). Anggota-anggota komunitas ini antara lain : Mikha'il Na'ima (1889-1988), Iliya Abu Madi (1889-1957), Nasib Arida (1887-1946), Nadra Haddad (1881-1950), dan Ilyas Abu Sabaka (1903-47).

Gibran meninggal di New York pada tanggal 10 April 1931. Salah satu karya terbesarnya yang cukup terkenal ialah : The Propet (Sang nabi), sebuah buku yang berisi 26 esai puisi, yang sudah diterjemahkan di lebih 20 bahasa. The Prophet (Sang Nabi) mengisahkan tentang seorang nabi yang tinggal di negeri asing selama 12 tahun, yang sedang berada di kapal menuju perjalanan pulang. Di tengah perjalanan itulah sang nabi tersebut di hentikan oleh sekelompok orang, yang ingin diajar tentang misteri-misteri kehidupan.

OK, that's all for now.. ntar kapan-kapan aku mau posting karya-karya dia.. tunggu aja..

12:13 AM

Palgunadi - A Wayang Story

Palgunadi..
Ya ini memang nama belakangku (lengkapnya : Joddie Prasunu Palgunadi). Nama ini diambil dari sebuah tokoh wayang palgunadi (bukan palguna/arjuna seperti yang dianggap oleh kebanyakan orang). Tokoh ini sangat aku sukai, baik dari karakter maupun visi hidupnya.. seolah-olah tokoh ini selalu menjadi inspirasi bagi aku - seperti yang dituturkan oleh bapakku beberapa tahun lalu..

Ada banyak versi dari tokoh wayang Palgunadi, berikut ini aku mau uraikan salah satu versi palgunadi menurut wayang jawa yang aku rangkum dari beberapa sumber :

Palgunadi adalah seorang pangeran dari kaum Nisada. Kaum ini adalah kaum yang paling rendah yaitu kaum pemburu, namun memiliki kemampuan yang setara dengan Arjuna dalam ilmu memanah. Kelak Palgunadi akan menjadi raja negara Paranggelung, gelar kebangsawanannya ialah Prabu Ekalaya. Palgunadi juga mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini atau Putri Hapsari atau Bidadari Warsiki.

Palgunadi sangat sakti dan sangat mahir mempergunakan senjata panah. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Palgunadi berwatak; jujur, setia, tekun dan tabah, sangat mencintai istrinya.


Palgunadi adalah seseorang yang gigih dalam menuntut ilmu. Suatu ketika Palgunadi mendapatkan bisikan ghaib untuk mempelajari ilmu atau ajian Danurwenda yang kebetulan hanya dimiliki oleh Resi Drona. Keinginannya yang kuat untuk menimba ilmu panah lebih jauh, menuntun dirinya untuk datang ke Hastina dan berguru langsung pada Drona.


Namun niatnya ditolak, dikarenakan kemampuannya yang bisa menandingi Arjuna, dan keinginan dan janji Drona untuk menjadikan Arjuna sebagai satu-satunya ksatria pemanah paling unggul di jagat raya, yang mendapat pengajaran langsung dari sang guru. Ini menggambarkan sisi negatif dari Drona, serta menunjukkan sikap pilih kasih Drona kepada murid-muridnya, dimana Drona sangat menyayangi Arjuna melebihi murid-murid yang lainnya.

Penolakan sang guru tidak menghalangi niat Palgunadi untuk memperdalam ilmu keprajuritan, ia kemudian kembali masuk kehutan dan mulai belajar sendiri dan membuat patung Drona serta memujanya dan menghormati sebagai seorang murid yang sedang menimba ilmu pada sang guru. Berkat kegigihannya dalam berlatih, Palgunadi menjadi seorang prajurit yang gagah dengan kecapakan yang luar biasa dalam ilmu memanah, bahkan lebih pandai daripada Arjuna, murid kesayangan Drona.

Berkat kegigihannya, patung tersebut akhirnya disusupi oleh Dewa yang kemudian memberikan Palgunadi cincin pusaka Mustika Ampal - yang berisi segala macam kesaktian memanah, kesaktian yang membuatnya menjadi seorang ksatria unggul yang tak terkalahkan.

Ketika para pendawa telah menetap di Indrapasta, Palgunadi ingin memberi persembahan kepada gurunya Resi Dorna di Hastinapura untuk memberitahukan bahwa Palgunadi kini telah menikah dan menjadi seorang raja, yang bergelar Prabu Bambang Ekalaya.

Kotak-kotak persembahan itu kemudian dibawa oleh istri Palgunadi (Dewi Anggraini) dengan dikawal beberapa ponggawa. Dalam perjalanan mereka diserang oleh sekelompok raksasa yang membunuh seluruh ponggawa. Istri Palgunadi berhasil melarikan diri tapi para raksasa terus mengejar.

Ketika melarikan diri, Istri Palgunadi terperosok masuk kedalam gua tempat Arjuna bertapa. Tapa Arjuna jadi terganggu dan terbangun dari tapanya. Ketika melihat sang putri cantik yang dikejar2 oleh raksasa, Arjuna segera mengambil busur dan panahnya dan dalam sekejap menumpas gerombolan raksasa. Setelah selesai menumpas raksasa2, Arjuna menjadi tertarik oleh istri Palgunadi yang cantik.

Arjunapun terpikat oleh Dewi Anggraini, tetapi Dewi malah menolaknya. Arjunapun berniat memperkosanya - dan mengejar-ngejar Dewi Anggraini sampai ke pinggir tebing dimana sang Dewi memilih melompat, Arjuna menjadi terkejut melihat hal ini dan menyesali tindakannya. Untungnya, ibu sang putri yang merupakan seorang bidadari turun dari kahyangan untuk menolong putrinya. Istri Palgunadi pun dibawa kembali ke hadapan Palgunadi oleh sang ibu, ketika ditanya apa yang terjadi dijelaskan bahwa Arjuna telah lupa sopan santun dan berusaha mendekati istrinya. Palgunadi menjadi marah dan bertekad untuk membunuh Arjuna.

Kabar berita ini mulai terdengar oleh Arjuna. Mendengar begitu tingginya ilmu Palgunadi, Arjuna sadar bahwa ia tidak mungkin mengalahkan Palgunadi. Perasaan gundah Arjuna bisa dibaca oleh Drona, yang juga pernah berjanji pada Arjuna bahwa hanya Arjuna-lah murid yang terbaik diantara semua muridnya.

Pertarungan yang sengit antara Palgunadi dan Arjuna pun berlangsung. Berkali-kali Palgunadi mati terkena serangan Arjuna, tapi Palgunadi tidak bisa mati karena memilik cincin pusaka Ampal di jarinya yang melindungi dari segala marabahaya dan kematian. Palgunadi pun menggunakan ajian Ampal sebagai pamungkas, terkena ajian ini Arjuna pun terjatuh dari kudanya - dan mati.

Sri Kresna segera memunculkan diri untuk mengambil jenasah Arjuna dan membawanya kembali. Setelah dibawa kembali, Sri Kresna mengeluarkan Aji Wijayakusumah untuk menghidupkan Arjuna kembali. Arjuna yang dihidupkan kembali menyesal karena dia telah mencoreng nama Pendawa dari sikap ksatria.

Tetapi oleh Sri Kresna dijelaskan bahwa tenaga Arjuna masih diperlukan oleh Pendawa di masa depan ketika terjadi perang besar antara kebaikan melawan kejatahan. Arjuna kemudian kembali berkata bahwa dia tidak rela hidup selama Palgunadi masih hidup. Oleh Sri Kresna kemudian dijelaskan cerita tentang kesaktian cincin Ampal yang dimiliki Palgunadi.

Di malam hari, Drona dan Arjuna menggunakan aji Halimunan untuk menyelinap ke istana Palgunadi, para ponggawa tertidur nyenyak terkena Aji Sirep Sri Kresna. Tetapi pada waktu itu Palgunadi masih belum tidur karena sedang bersemedi di hadapan patung Dorna yang selalu dibawanya kemana saja. Kemudian Dorna berkata bahwa Palgunadi telah bersalah karena telah membunuh murid kesayangannya Arjuna. Dorna tersebut kemudian meminta cincin wasiat yang telah membunuh Arjuna. Tetapi cincin ini tidak bisa dicabut dari jari Palgunadi, akhirnya Dorna memutuskan untuk memotong jari Palgunadi. Peristiwa ini mengakibatkan Palgunadi kehilangan seluruh kesaktiannya. Setelah Palgunadi kehilangan seluruh kesaktiannya, Arjuna mengambil keris Palgunadi yang kemudian ditusukkan kepada Palgunadi sendiri sehingga terlihat bahwa Palgunadi telah bunuh diri.

Drona dan Arjuna pun meninggalkan istana Palgunadi . Dari situ arwah Palgunadi berjanji akan menuntut balas kepada Resi Dorna yang telah merencanakan pembunuhannya.

Mengetahui kematian suaminya, Dewi Anggraini bersedia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya kepada suaminya.

Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Palgunadi menjadi kenyataan. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumena satria Pancala, yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya.

8:42 PM

Drum ? Apaan sih ?


Yah.. this is Drums..


Alat musik favoritku.. aku udah main alat musik ini sekitar 15 tahun ! sederet piala pun udah pernah aku dapetin dari alat musik ini .. yess I'm still a musician until now.. tapi sekarang aku lebih suka maen musik ministry dari pada musik dunia.. its more excited and skillfull..
tapi apa sih drum itu ? aku mau bagi dikit pengetahuan tentang drum.. not just for a drummer like me.. but for u too..



Gambar diatas adalah salah satu kit dari drum set modern.. tapi 'drum' itu sendiri sebenarnya nggak harus berbentuk seperti itu.. satu buah tom-tom sebenarnya sudah bisa disebut sebagai 'drum'
Drum adalah alat musik yang masih masuk dalam keluarga perkusi.. dia terdiri dari membran untuk di pukul (biasa disebut drumhead), dan body (yang berbentuk tabung) tempat membran tersebut di lekatkan. Drum itu adalah alat musik tertua di muka bumi ini - dan saat ini drum telah mengalami proses revolusi ribuan kali. Ribuan tahun lalu, manusia purba udah pake alat musik ini untuk mengiringi acara-acara religius mereka. Saat ini, di Afrika, talking drum masih sering dipakai sebagai alat komunikasi mereka.. mirip dengan kentongan di negara kita.. Di negara-negara eropa, snare drum juga dipakai untuk mengiringi 'gerak jalan' para tentara mereka.. dan ritual ini sudah ada semenjak ratusan tahun yang lalu.. (maka lahirlah 'marching band' - yang sebenernya dibentuk hanya untuk mengiringi 'gerak jalan' tentara)
Drum termasuk dalam alat musik diatonis (dua nada saja : nada tinggi & nada rendah), karena ia memang dirancang bukan untuk membuat nada .. tapi drum dirancang untuk membuat pola irama / ketukan..

Sedangkan drum set modern (atau yang sering disebut drum kit atau trap set ) baru muncul sekitar tahun 1700-an di Inggris. Pada mulanya drumset ini di rakit untuk mengiringi musik-musik orkestra yang sangat populer pada era itu.
Drumset modern juga mengalami beberapa penambahan beberapa perkusi lain, seperti cymbal dan cow bell. Coba lihat gambar di samping ini, ini adalah sebuah set drum standar yang paling sering dipakai :
1. Bass Drum (yang berbunyi 'Dug')
2. Floor Tom (yang berbunyi 'der' )
3. Snare Drum (yang berbunyi 'crek')
4. Tom-tom (yang berbunyi 'tung' )
5. Hi-hat (yang berbunyi 'cik')
6. Cymbal (yang berbunyi 'tash')

Pada awalnya seluruh instrumen dalam drumset dimainkan dengan tangan (termasuk bass drum) - nggak ada yang dipukul dengan pedal kaki, so penataannya semuanya berjajar dan menghadap ke atas, pada waktu itu Drumset masih terdiri dari snare drum sama bass drum aja. baru pada tahun 1909, William F Ludwig membuat inovasi, dengan menciptakan pedal pemukul yang memungkinkan kaki untuk membunyikan bass drum.
Pada tahun 1930-an, para musisi waktu itu (yang paling populer : Gene Krupa) menambahkan 2 tom-tom dan 1 floor tom sebagai standar baru drumset (masih sering dipake hingga saat ini).
Pada tahun 1964, Ringo Starr, drummernya the Beatless mempopulerkan alat musik ini lewat televisi. Dan peristiwa ini menjadi awal sejarah baru - dimana drum mulai menjadi sebuah alat musik wajib bagi band-band di kala itu.
Saat ini berbagai macam drumset udah mulai bermunculan.. ada yg masih manual (semuanya akustik) hingga penambahan unsur-unsur teknologi, seperti sound pad, sound effect, dan lain sebagainya..

Ok .. that's all for now..
ntar kalo ada waktu lagi.. aku mo bahas tentang gimana cara mainin alat musik ini .. OK ?